Destinasi Wisata Musim Panas 2026 Terbaik untuk Dikunjungi
Pada musim panas 2026, pilihan destinasi yang tepat cukup jelas. Juni–Agustus merupakan musim puncak di Belahan Bumi Utara: Eropa, Amerika Utara, Kaukasus, Afrika Utara. Di saat yang sama, Australia dan Selandia Baru memasuki musim dingin, Asia Tenggara dilanda musim hujan dengan kelembapan menyengat di suhu tiga puluhan, sementara India sedang dalam musim monsun. Amerika Latin bergantung pada negaranya, namun sebagian besar destinasi populer di sana pada musim panas kondisinya tidak ideal — entah terlalu basah atau terlalu dingin.
Berikut destinasi-destinasi konkret beserta penjelasan mengapa musim panas adalah waktu terbaik dan apa yang perlu diketahui sebelum berangkat.
Eropa
Islandia
Musim panas adalah satu-satunya waktu berkunjung ke Islandia yang masuk akal tanpa persiapan khusus. Juni–Agustus: suhu 10–15°C, semua jalan terbuka termasuk F-roads di pegunungan, dan alam sepenuhnya bisa dijelajahi. Ini kontras yang sangat mencolok dibanding musim dingin, ketika sebagian besar rute pedalaman tertutup salju dan cuaca membuat perjalanan keliling negeri menjadi tak terduga.
F-roads adalah jalan tanah berbatu di pegunungan, terletak di kawasan pedalaman Islandia, yang menuju tempat-tempat paling liar dan terpencil di negeri ini: dataran tinggi Hveravellir, gurun vulkanik Landmannalaugar, dan ngarai Þórsmörk. Ini bukan sekadar jalan tanah biasa — banyak di antaranya melintasi sungai dengan cara menerobos air, melewati ladang lava, dan lereng curam. Itulah mengapa kendaraan biasa dilarang masuk ke F-roads: dibutuhkan kendaraan penggerak empat roda dengan ground clearance tinggi. Asuransi sewa standar tidak berlaku di jalan-jalan ini — diperlukan perlindungan tambahan yang ditawarkan saat menyewa kendaraan 4WD.
F-roads biasanya dibuka pada akhir Mei hingga awal Juni, namun waktu pastinya bergantung pada seberapa banyak salju turun selama musim dingin dan bisa bergeser 2–3 minggu ke salah satu arah. Tidak jarang sebagian ruas baru dibuka lebih lambat — pertengahan Juni atau bahkan Juli. Status terkini setiap jalan dipublikasikan oleh Road Administration Islandia di situs road.is — di sana tersedia peta interaktif yang menandai mana yang sudah terbuka, mana yang masih tutup, dan mana yang terbuka dengan pembatasan. Sebaiknya dicek mendekati tanggal keberangkatan, bukan sebulan sebelumnya: pembaruan keluar secara rutin dan kondisinya bisa berubah dengan cepat.
Ciri khas utama Islandia di musim panas adalah hari tanpa malam. Pada bulan Juni, matahari hampir tidak terbenam: pada hari titik balik matahari musim panas, 21 Juni, matahari turun di bawah cakrawala hanya 2–3 jam, itupun bukan kegelapan — lebih tepatnya senja panjang berwarna persik yang masih cukup terang untuk membaca tanpa senter. Di Reykjavik, matahari terbenam sekitar tengah malam dan sudah terbit kembali pukul 3 pagi. Di bagian utara pulau, di sekitar Akureyri, angka-angka itu bahkan lebih ekstrem — di sana praktis terang sepanjang waktu.
Menjelang akhir Juli, malam mulai kembali hadir — mula-mula hampir tak terasa, lalu semakin nyata. Di bulan Agustus sudah ada kegelapan sejati: 2–3 jam per hari, cukup untuk melihat bintang di malam yang cerah, dan di penghujung bulan — pertanda pertama aurora borealis. Namun Agustus masih sepenuhnya musim panas dengan jalan-jalan yang terbuka dan cuaca yang bisa diprediksi.
Bagi para pelancong, hari tanpa malam berarti Anda secara harfiah tidak punya akhir hari: bisa berkendara pukul 22:00, berhenti di dekat air terjun pukul 23:00, memotret pukul satu dini hari dalam cahaya penuh. Ini sekaligus kenyamanan dan ujian bagi kualitas tidur. Tirai tebal di kamar hotel menjadi syarat mutlak untuk istirahat yang layak. Jika berkemah, bawalah masker tidur: tanpa itu, Anda akan terbangun di tenda pukul 4 pagi dengan perasaan seolah sudah tidur siang.
Islandia paling baik dijelajahi dengan mobil — jalan melingkar Route 1 mencakup titik-titik utama. Biaya sewa mulai dari $60–80 per hari untuk mobil kecil, dan dari $120 untuk kendaraan 4WD. Bensin mahal: sekitar $2 per liter. Akomodasi pun tidak murah — penginapan tamu mulai dari $100–120 per malam, kemping mulai $15–20 per orang. Islandia sulit disebut destinasi ramah kantong, namun tidak ada yang bisa menandingi pemandangannya.
Skandinavia: Norwegia, Swedia, Finlandia
Logikanya sama seperti Islandia: musim panas terang sepanjang waktu, alam bisa dijelajahi sepenuhnya, cuaca bisa diprediksi. Fjord-fjord Norwegia di bulan Juli tampak sangat berbeda dibanding Oktober. Pendakian ke Preikestolen atau Trolltunga bisa dilakukan tanpa perlengkapan khusus justru di musim panas.
Finlandia dan Swedia adalah pilihan tepat bagi yang mendambakan hutan, danau, dan ketenangan. Orang Finlandia berbondong-bondong mengambil cuti di bulan Juli, banyak tempat usaha di kota tutup — ini perlu dipertimbangkan jika Anda berencana ke Helsinki.
Portugal
Juni adalah bulan terbaik di Portugal. Belum sepanas Juli–Agustus, ketika Lisbon dan Algarve terik di atas 35°C. Di bulan Juni suhunya +23–26°C, wisatawan lebih sedikit, dan harga belum mencapai puncaknya. Alentejo — kawasan wine di bagian tengah negeri — sangat indah dinikmati di musim panas.
Portugal kini lebih mahal dibanding lima tahun lalu, namun menurut standar Eropa masih terjangkau. Makan siang di restoran biasa berkisar €12–18, wine yang enak €8–15 per botol di toko. Akomodasi di Lisbon mulai €80–100 per malam, di provinsi mulai €50–60.
Italia
Ada nuansanya: Juli–Agustus di Roma dan Florence terasa menyiksa. Panas hampir mencapai 38°C, penuh kerumunan, dan segalanya mahal. Jika berkunjung di musim panas, lebih baik pilih bagian utara — Dolomites, Danau Como dan Garda, Venice (meski di Venice pun ramai). Atau Sisilia di bulan Juni — sebelum gelombang wisatawan utama tiba.
Kereta Italia melayani bagian utara negeri dengan baik, sedangkan bagian selatan kurang terlayani. Untuk perjalanan antarkota, ada baiknya membandingkan Trenitalia dan Italo — terkadang selisih harganya cukup signifikan untuk rute yang sama.
Balkan: Montenegro, Kroasia, Slovenia
Pantai Kroasia di musim panas adalah salah satu yang paling indah di Eropa, sekaligus salah satu yang paling padat. Dubrovnik di bulan Agustus dipenuhi antrean di setiap objek wisata. Jika menginginkan Adriatik tanpa stres, Juni adalah pilihan yang bijak. Atau lirik Montenegro: Teluk Kotor tak kalah indahnya, jumlah wisatawan jauh lebih sedikit, dan harga lebih rendah.
Slovenia layak mendapat perhatian tersendiri. Danau Bled, Taman Nasional Triglav, Ljubljana — negeri ini kecil namun padat isi. Musim panas menawarkan cuaca bagus dan jalur pendakian yang luar biasa.
Eropa Timur: Polandia, Ceko, Hungaria, Rumania
Eropa Timur di musim panas sangat diremehkan dibanding destinasi yang lebih terkenal. Cuaca Juni–Agustus menyenangkan — +22–28°C, hujan jarang, siang hari panjang. Harga pun jauh lebih rendah dibanding Eropa Barat, dan kerumunan wisatawan hanya terkonsentrasi di beberapa titik tertentu, bukan menyebar ke seluruh penjuru negeri.
Kraków adalah salah satu kota abad pertengahan paling indah di Eropa, dan di sini Anda bisa makan siang dengan layak hanya €8–10, sementara akomodasi di pusat kota mulai €40–50 per malam. Di dekatnya terdapat Auschwitz, tambang garam Wieliczka, dan Kastil Wawel. Polandia memiliki jaringan kereta yang baik, dan sewa mobil terjangkau. Jika ada waktu, Gdańsk di pesisir Baltik juga layak dikunjungi di musim panas: kota pelabuhan tua, pasar amber, dan pantai berpasir yang bisa dicapai dengan berjalan kaki.
Praha — ya, wisatawannya banyak, namun kota ini menanggung beban itu dengan cukup baik. Jika menginginkan Ceko tanpa kerumunan, lirik Moravia: Brno, Kastil Lednice dan Valtice, kebun anggur sepanjang perbatasan Austria. Musim panas di sana adalah puncak musim bersepeda. Jalur sepeda di antara kastil dan kebun anggur merupakan jaringan yang konkret dan termarkah dengan baik — bukan sekadar kiasan wisata.
Budapest malam hari di musim panas sungguh memikat: tepian Sungai Danube, pemandian air panas, bar-bar ruin yang unik. Siang harinya bisa mencapai 35°C — ini perlu diperhitungkan saat merencanakan jalan-jalan. Strategi terbaik: museum dan pemandian di tengah hari, jalan-jalan pagi dan setelah pukul enam sore. Hungaria juga menarik karena Danau Balaton — danau terbesar di Eropa Tengah, tujuan favorit warga Hungaria sepanjang Agustus. Suasana resor, olahraga layar, dan harga lebih terjangkau dibanding kawasan Adriatik.
Rumania boleh jadi yang paling menarik dari seluruh daftar Eropa Timur ini bagi yang belum pernah berkunjung. Transylvania di musim panas menghadirkan kota-kota abad pertengahan Sighișoara dan Brașov, Kastil Bran (si “Drakula” yang terkenal itu), serta Pegunungan Karpat dengan jalur pendakian sesungguhnya. Jalan pegunungan Transfăgărășan — salah satu yang paling indah di Eropa — hanya dibuka di musim panas, dari Juli hingga Oktober. Bucharest adalah kota yang mengejutkan: hidup, murah, dan memiliki kancah kuliner yang menarik. Harga di Rumania termasuk yang terendah di Uni Eropa: makan siang €6–10, bir €1–1,5, kamar hotel mulai €30–40.
Yunani
Berkunjung ke sini di musim panas bisa, namun ada catatannya. Yunani daratan dan Athena di bulan Agustus panas dan padat. Soal pulau-pulaunya tergantung mana yang Anda pilih: Santorini dan Mykonos penuh sesak wisatawan, Rhodes merupakan kompromi antara infrastruktur dan keramaian, Kreta cukup besar sehingga bisa menemukan sudut-sudut tenang bahkan di puncak musim. Pilihan yang lebih sepi: Naxos, Ikaria, Kefalonia.
Georgia
Musim panas di Georgia menyenangkan, namun perlu memperhatikan ketinggian. Di Tbilisi, Juli bisa mencapai +35°C ke atas — tidak terlalu nyaman untuk dijelajahi di kota. Sebaliknya, kawasan pegunungan Kazbegi, Svaneti, dan Tusheti terbuka dan bisa diakses di musim panas. Musim wisata di pegunungan memang Juli–Agustus; sebelumnya, jalan-jalan mungkin masih tertutup salju.
Georgia menarik dari segi harga: makan siang di restoran yang bagus di Tbilisi hanya $8–12, akomodasi di pusat kota mulai $30–40 per malam. Wine murah dengan kualitas yang baik. Sewa mobil mulai $25–35 per hari — dengan mobil, negeri ini jauh lebih nyaman dijelajahi.
Turki: kawasan pesisir
Antalya, Bodrum, Izmir, Çeşme — musim panas di sana sangat menyenangkan. Laut hangat, infrastruktur berkembang, dan perbandingan harga dengan kualitas yang ditawarkan sangat menguntungkan menurut standar Eropa. Istanbul di musim panas — sepenuhnya bisa, namun ini perjalanan kota, bukan pantai: +28–30°C, banyak orang, dan Istanbul menarik kapan pun dikunjungi.
Cappadocia di musim panas agak panas untuk pendakian jarak jauh, namun penerbangan balon udara tetap berjalan. Harganya sekitar $150–200 per orang.
Lira terus melemah. Menukar uang lebih baik dilakukan di tempat, dalam jumlah kecil sesuai kebutuhan, di money changer kota — bukan di bandara. Jika Anda menukar atau menarik uang tunai dalam jumlah besar di ATM, nilai tukar bisa terus merosot selama masa tinggal Anda di Turki. Saat membayar dengan kartu bank, jumlah yang tertagih bisa sedikit lebih besar atau lebih kecil — tergantung kapan bank memproses transaksi tersebut.
Maroko
Destinasi musim panas yang diperdebatkan, namun bisa dibenarkan dengan pendekatan yang tepat. Kota-kota di pedalaman — Marrakesh, Fez — di musim panas mencapai 40°C ke atas. Pesisir Atlantik — Agadir, Essaouira — kondisinya sangat berbeda: angin laut menjaga suhu tetap di +22–25°C bahkan di bulan Agustus. Essaouira adalah salah satu kota Maroko yang paling diremehkan, dengan pelabuhan, medina tua, dan cuaca yang nyaman di musim panas.
Pegunungan Atlas di musim panas juga terbuka untuk trekking — suhunya jauh lebih nyaman dibanding di lembah-lembah.
Kepulauan Canary
Secara formal ini wilayah Spanyol, namun secara iklim adalah tempat yang sama sekali berbeda. Kepulauan Canary berada di lepas pantai Atlantik Afrika, dan di musim panas angin pasat yang konstan mencegah suhu naik di atas +24–26°C. Sementara Madrid dan Barcelona kepanasan di +38°C, Tenerife dan Lanzarote menikmati musim panas yang nyaman tanpa terik berlebihan.
Juni–Agustus di Kepulauan Canary adalah salah satu periode terbaik: wisatawan jauh lebih sedikit dibanding musim dingin, ketika seluruh Eropa Utara berdatangan, dan harga pun lebih rendah. Setiap pulau memiliki karakternya masing-masing: Tenerife paling beragam, bagian selatan kering dan bersinar, utara lebih hijau. Lanzarote menghadirkan lanskap vulkanik hampir tanpa vegetasi, dengan pemandangan bak permukaan Mars. Fuerteventura memiliki pantai terbaik di kepulauan ini dengan angin yang konstan — menjadikannya ideal untuk windsurfing dan kitesurfing. Gran Canaria adalah perpaduan antara kota, pegunungan, dan pantai dalam satu pulau.
Amerika Utara
Amerika Serikat
Negeri yang sangat luas ini mengalami musim panas yang sangat berbeda-beda tergantung negara bagiannya. Pantai barat laut Pasifik — Oregon, Washington — adalah waktu terbaiknya di musim panas: kering, +20–25°C, tanpa hujan musim dingin. Taman nasional — Yellowstone, Grand Canyon, Zion, Sequoia — menerima kunjungan paling banyak di musim panas, yang berarti antrean panjang. Untuk taman-taman paling populer, pemesanan masuk perlu dilakukan jauh-jauh hari melalui Recreation.gov — bahkan beberapa bulan sebelumnya.
New York di musim panas panas dan lembap (+30°C ke atas), namun tetap bisa dikunjungi. Boston, Chicago, Seattle lebih nyaman. Florida di musim panas adalah musim badai dan kelembapan tinggi — lebih baik dikunjungi di musim dingin.
Warga negara dari banyak negara memerlukan visa (B1/B2) — diajukan melalui konsulat dengan waktu tunggu yang bisa cukup lama. Warga negara dari negara-negara peserta Visa Waiver Program memasuki AS dengan ESTA — izin elektronik seharga $21 yang perlu diajukan minimal 72 jam sebelumnya. Periksa apakah negara Anda termasuk dalam program ini di situs travel.state.gov.
Kanada
Musim panas adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Kanada. Musim dinginnya keras, sementara musim panas membuka peluang yang tidak ada di musim lain: pendakian di Banff dan Jasper, arung jeram, menjelajahi alam liar. Vancouver di musim panas adalah salah satu kota terbaik di dunia untuk ditinggali: pegunungan, lautan, +22–25°C. Toronto dan Montreal juga menarik, meski kelembapannya tinggi di bulan Juli.
ETA (izin masuk elektronik) diperlukan oleh sebagian besar pelancong yang datang dengan penerbangan — biayanya CAD 7, dapat diajukan secara online dalam beberapa menit di situs canada.ca. Warga Amerika Serikat tidak memerlukan ETA.
Asia: ke mana pergi di musim panas
Aturan umum — Asia Tenggara di musim panas sedang dilanda monsun. Namun ada pengecualian konkret yang cukup signifikan untuk dipertimbangkan secara terpisah.
Indonesia
Juni–Agustus adalah musim kemarau di sebagian besar pulau-pulau Indonesia. Ini berlaku tidak hanya untuk Bali, tetapi untuk seluruh kepulauan di sebelah timurnya.
Jawa pada periode ini sepenuhnya terbuka. Borobudur dan Prambanan — kompleks candi Buddha dan Hindu terbesar di dunia — paling indah dinikmati justru di musim kemarau, tanpa awan monsun yang menghalangi. Gunung Bromo: matahari terbit di atas kawah di bulan Juli menghadirkan cakrawala yang jernih tanpa kabut yang di waktu lain bisa menutupi panorama sepenuhnya. Yogyakarta cocok dijadikan basis perjalanan keliling Jawa: hotel terjangkau, koneksi transportasi yang baik, dan dekat dengan candi maupun gunung berapi.
Lombok merupakan kelanjutan alami perjalanan setelah Bali. Wisatawan lebih sedikit, pemandangan yang sama indahnya, dan Kepulauan Gili bisa dicapai dalam 30 menit dengan kapal cepat. Tiga pulau untuk kebutuhan berbeda: Gili Trawangan — pesta dan menyelam, Gili Meno — ketenangan untuk pasangan berbulan madu, Gili Air — perpaduan antara keduanya.
Komodo dan Flores — Juni–Agustus adalah puncak musim. Visibilitas bawah air maksimal, dan komodo sedang aktif. Penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo (gerbang menuju Komodo) memakan waktu sekitar satu jam, dilayani maskapai TransNusa atau Citilink.
Jepang: utara, bukan selatan
Jepang di musim panas tidaklah seragam, dan ini penting dipahami sebelum membeli tiket. Tokyo dan Osaka di Juli–Agustus terik hingga hampir 35°C dengan kelembapan sekitar 80%. Berjalan keliling kota dari pukul 11 hingga 17 terasa berat bahkan bagi yang terbiasa dengan panas. Ini bukan alasan untuk menghindari Jepang — namun alasan untuk memilih rute dengan cermat.
Hokkaido — pulau paling utara Jepang — di musim panas hidup dalam iklim yang berbeda. Musim hujan tsuyu tidak sampai ke sana, suhu Juli–Agustus +20–25°C, kelembapan normal. Ladang lavender di Furano mekar di bulan Juli — ini titik yang nyata, bukan sekadar kata-kata indah. Taman Nasional Daisetsuzan, Gunung Asahi, sumber air panas onsen di pegunungan. Sapporo adalah kota yang menyenangkan tanpa kepadatan wisatawan seperti di Tokyo. Dari segi perbandingan “Jepang yang sama, namun tanpa kerumunan dan panas menyengat”, Hokkaido di musim panas adalah salah satu pilihan terbaik di Asia secara keseluruhan.
Okinawa dan Kepulauan Ryukyu — laut hangat, terumbu karang, pantai-pantai yang indah. Namun musim topan berlangsung dari Mei hingga Oktober, dengan puncaknya di Juli–September. Satu topan bisa menutup bandara selama 1–3 hari dan membatalkan semua penyeberangan laut. Untuk perjalanan singkat, ini risiko yang nyata. Untuk perjalanan 2–3 minggu — sudah lebih bisa ditoleransi, asal diterima sebagai kemungkinan dan dilindungi dengan asuransi pembatalan perjalanan.
Korea
Juli di Korea adalah musim monsun changma: hujannya tidak sesering di Thailand, namun cukup teratur, dan kelembapannya tinggi. Seoul di bulan Juli bisa dikunjungi, namun bukan bulan yang paling nyaman. Juni jauh lebih baik: hangat, sedikit hujan, wisatawan lebih sedikit dibanding April saat musim sakura. Untuk perjalanan kota ke Seoul dan kota-kota bersejarah — Gyeongju, Andong — Juni sangat cocok. Jeju di musim panas menghadirkan risiko yang sama seperti Okinawa: indah, namun ada topan.
Ke mana sebaiknya tidak pergi di musim panas dan mengapa
Sebagian besar negara-negara Asia Tenggara di bulan Juni–Agustus dilanda monsun. Thailand, Vietnam, Kamboja — hujan setiap hari, kelembapan hampir 90%, sebagian kawasan wisata tutup. India pun serupa: monsun berlangsung dari Juni hingga September. Indonesia adalah pengecualian, dan sudah dibahas di atas.
Australia dan Selandia Baru di bulan Juni–Agustus sedang memasuki musim dingin. Bukan yang menggigit, tapi tetap musim dingin. Sydney di bulan Juli hanya +12–15°C. Jika Anda pergi untuk menikmati laut hangat dan pemandangan musim panas, ini bukan waktunya.
Argentina dan Chile saat musim panas di Belahan Bumi Utara sedang berada di musim dingin. Patagonia di bulan Juli — angin kencang dan salju. Ini sempurna bagi yang mendambakan trekking musim dingin, namun bukan untuk kebanyakan orang.
Maladewa — dari Mei hingga Oktober adalah musim monsun: ombak di atol-atol barat, hujan, dan visibilitas menyelam memburuk. Waktu terbaik adalah November–April.
Kuba — mulai 1 Juni secara resmi dimulai musim badai. Juni masih relatif tenang, namun aktivitas utamanya terjadi di Agustus–Oktober. Jika berkunjung di musim panas, ambil asuransi dengan perlindungan pembatalan penerbangan dan pantau terus prakiraan cuaca. Kuba jauh lebih nyaman dikunjungi dari Desember hingga April.
Seychelles — pilihan yang bisa dipertimbangkan, namun dengan catatan. Juni–Agustus adalah musim angin pasat tenggara: di pantai barat Mahé dan Praslin ombak besar, berenang tidak nyaman. Pantai timur dan La Digue justru tenang di periode ini. Jika berkunjung di musim panas, pesan akomodasi di sisi timur pulau. Ditambah lagi, wisatawan lebih sedikit di musim panas dan harga lebih rendah dibanding Desember–April.
Memilih destinasi musim panas yang tepat
Tiket ke destinasi-destinasi populer di Eropa sebaiknya dicari 3–5 bulan sebelumnya — menjelang Maret–April 2026, harga mulai naik. Taman nasional di Amerika Serikat dan Kanada membuka pemesanan masuk dan tempat kemping 5–6 bulan sebelumnya melalui Recreation.gov dan Parks Canada. Akomodasi di Kroasia, Islandia, dan Yunani untuk Juli–Agustus cepat habis dipesan — semakin cepat, semakin banyak pilihan.
Tergantung paspor Anda. Untuk masuk ke kawasan Schengen (sebagian besar Eropa), sejak 2025 diberlakukan sistem ETIAS — izin elektronik bagi warga negara yang sebelumnya bisa masuk tanpa visa. Amerika Serikat memerlukan visa untuk sebagian besar negara yang tidak termasuk daftar VWP, atau ESTA ($21) bagi yang masuk dalam daftar tersebut. Kanada — ETA (CAD 7) untuk sebagian besar pelancong yang datang dengan penerbangan. Georgia dan Maroko bebas visa untuk banyak paspor, namun tetap perlu dicek untuk paspor Anda secara spesifik. Indonesia — masuk bebas visa selama 30 hari untuk sebagian besar negara, dan bisa diperpanjang 30 hari lagi di tempat.
Dari destinasi Eropa — Georgia dan Maroko. Makan siang di Tbilisi hanya $8–12, akomodasi mulai $30. Maroko setara. Dari destinasi Asia — Indonesia: Jawa dan Lombok jauh lebih terjangkau dibanding Bali, makan di warung hanya $2–4, akomodasi mulai $15–20. Yang paling mahal dalam daftar ini adalah Islandia, Skandinavia, Amerika Serikat, dan Kanada.
Tergantung ke mana tepatnya. Tokyo dan Osaka di Juli–Agustus mencapai hampir 35°C dengan kelembapan tinggi — kondisinya cukup melelahkan. Hokkaido memiliki iklim yang sama sekali berbeda: +20–25°C, tanpa musim hujan monsun, ladang lavender di Furano mekar di bulan Juli. Jika tetap ingin ke Jepang bagian tengah di musim panas, Juni adalah pilihan yang paling bisa ditoleransi. Waktu terbaik untuk Tokyo dan Kyoto adalah April atau Oktober–November.